Sabtu, 30 Juli 2011

Anggrek sebagai Obat

pohon-anggrek-merpati-Den-crumenatum
Grmmatophyllum Scriptum
Anggrek sebagai Obat Selain keindahannya, Anggrek juga mempunyai manfaat lain, bahkan yang lebih penting ketimbang sebagai  penghias halaman rumah kita.
Di daerah2 habitat aslinya, banyak Anggrek digunakan sebagai obat oleh penduduk setempat.

Pada edisi ini kami   menurunkan beberapa contoh. 

Grmmatophyllum Scriptum, si Anggrek terbesar di dunia. Di Papua, tempat asalnya, Anggrek ini     banyak  digunakan untuk mengobati banyak penyakit, antara lain membasmi cacing perut,  menurunka panas, bahkan juga sebagai obat kontrasepsi.

Dendrobium crumenatum atau Anggrek Merpati. Anggrek yang tersebar  di seluruh wilayah Indonesia ini, banyak dikenal karena  bunganya yang putih, cantik dan  harum. Namun, tidak banyak yang mengenal manfaat lain dari Anggrek ini

Anggrek yang sering  menghasilkan bunga yang banyak, berayun-ayun  cantik pada tangkai mungilnya ini, kurang dilirik karena  hanya berbunga dan mekar tak lebih dari satu hari.
Di balik itu  ternyata Anggrek merpati  mempunyai manfaat yang besar. Di beberapa kepulauan di Indonesia, bahkan di semenanjung Malaysia, Anggrek ini biasa dipakai sebagai obat: antara lain obat  jerawat, obat sakit telinga, obat kolera,  bahkan obat untuk memulihkan kerusakan otak.
Pengrusakan hutan dengan tanaman aslinya, juga akan ikut merusak cadangan obat2an bagi penduduk setempat.


Save & Share

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More